Lets see the 2nd post in myblog.
Pagi bangun dan tersadar sesuatu berbeda dan berubah, entah itu lebih baik atau bagaimana. Saat kita sadar bahwasanya ada perbedaan dengan diri kita dan sekitar kita maka disitulah ada suatu proses "ADAPTASI" dan "PEMBIASAAN DIRI".
Proses adalah urutan pelaksanaan atau kejadian yang terjadi secara alami atau didesain, mungkin menggunakan waktu, ruang, keahlian atau sumber daya lainnya, yang menghasilkan suatu hasil. Suatu proses mungkin dikenali oleh perubahan yang diciptakan terhadap sifat-sifat dari satu atau lebih objek di bawah pengaruhnya. Bandingkan dengan pengolahan. (Wikipedia)
Pembiasaan adalah suatu pengulangan, jadi kita sadar hampir semuanya "BISA KARENA BIASA", teori haruslah sejalan dengan praktek. Ada INPUT - PROCESS - OUTPUT so dengan kata lain tidak ada yang INSTANT Boss!!. Sadar atau tidak Mie Instant aja di belakang bungkusnya ada petunjuk proses memasaknya.
Materi Pembukaan Training - YudiAdibrataProperty
lihat alur proses gambar di atas, dengan kata lain namanya proses berkesinambungan dan terus menerus berputar, nah agar perputarannya sesuai dengan Tujuan dan Perencanaannya maka dalam berproses marilah lakukan pengecekan dengan Tools PDCA (bisa lebih jelasnya search si Mbah). Buat rencana kemudian lakukan, didalam prosesnya lakukan pengecekan dari perencanaan awal kemudian apa bila ada planB take a ACTION, kemudian cek lagi planningnya dan teruslah berproses lebih baik.
AYoooo. silahkan temen-temen jawab pertanyaan saya ini!.
APA BELAJAR ITU? Siapa? Dimana? Sampai Kapan? Bagaimana?
Silahkan di jawab oleh masing-masing dan coba interpretasikan! Komentar dan saran ataupun itu saya terima.
Sedikit tambahan dari si Mbah, via Wikipedia.
Aktualisasi diri adalah ketepatan seseorang di dalam menempatkan dirinya sesuai dengan kemampuan yang ada di dalam dirinya. Aktualisasi diri merupakan istilah yang telah digunakan dalam berbagai teori psikologi.
Ahli jiwa Abraham Maslow, dalam bukunya Hierarchy of Needs menggunakan istilah aktualisasi diri (self actualization) sebagai kebutuhan dan pencapaian tertinggi seorang manusia. Maslow menemukan bahwa tanpa memandang suku asal-usul seseorang, setiap manusia mengalami tahap-tahap peningkatan kebutuhan atau pencapaian dalam kehidupannya masing-masing. Kebutuhan tersebut meliputi:
Ahli jiwa Abraham Maslow, dalam bukunya Hierarchy of Needs menggunakan istilah aktualisasi diri (self actualization) sebagai kebutuhan dan pencapaian tertinggi seorang manusia. Maslow menemukan bahwa tanpa memandang suku asal-usul seseorang, setiap manusia mengalami tahap-tahap peningkatan kebutuhan atau pencapaian dalam kehidupannya masing-masing. Kebutuhan tersebut meliputi:
- Kebutuhan fisiologis (physiological), meliputi kebutuhan pangan, pakaian, dan tempat tinggal maupun kebutuhan biologis.
- Kebutuhan keamanan dan keselamatan (safety), meliputi kebutuhan keamanan kerja, kemerdekaan dari rasa takut ataupun tekanan, keamanan dari kejadian atau lingkungan yang mengancam.
- Kebutuhan rasa memiliki sosial dan kasih sayang (social), meliputi kebutuhan terhadap persahabatan, berkeluarga, berkelompok, dan interaksi.
- Kebutuhan terhadap penghargaan (esteem), meliputi kebutuhan harga diri, status, martabat, kehormatan, dan penghargaan dari pihak lain.
- Kebutuhan aktualisasi diri (self actualization), meliputi kebutuhan memenuhi keberadaan diri (self fulfillment) dengan memaksimumkan penggunaaan kemampuan dan potensi diri.
Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.
Salam,
Aa Uduy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar